Jangan asal melakukan perawatan bantal tidur, sebab tidur nyenyak jadi penentu kualitas dan ketenangan istirahat seseorang. Tentu saja, hal ini tak luput dari faktor yang mempengaruhi kenyenyakan. Bisa jadi berkaitan dengan perawatan yang kurang tepat.
Baca Juga: Mengenal Material Isian Bantal yang Ampuh Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Perawatan Bantal Tidur yang Tepat
Alas kepala yang kerap dipakai setiap hari, pasti memerlukan perawatan dan pencucian secara berkala. Sebab, secara tidak sadar perawatan bantal tidur bukan sekedar menghilangkan debu maupun noda menempel. Namun, juga permasalahan yang membuat istirahat ataupun kualitas tidur tidak normal.
Lantas, bagaimana penanganan tepatnya? Mari simak penjelasan berikut:
1. Ganti Sarung Bantal 1-2 Minggu Sekali
Bantal, bisa jadi sarang kuman, entah berasal dari debu ataupun rambut yang kotor. Jangan lupa memberi sarung bantal, supaya alas kepala tidak cepat kotor. Usahakan selalu rutin mengganti minimal 1-2 minggu sekali, sekaligus mencuci sarung supaya tetap terjaga kebersihannya.
Sebab menurut pakar kesehatan, mengganti sarung bantal setiap minggu sangat penting untuk mencegah jerawat akibat bakteri (acne mechanica). Apalagi sarung bantal yang tidak diganti dalam jangka waktu lama pasti menimbulkan bau kurang sedap, sehingga mengganggu kenyamanan saat istirahat.
2. Jemur dan Vacuum Bantal
Bantal bisa lembab dan berjamur. Untuk menghindarinya, bisa menjemur dibawah terik sinar matahari. Namun, ada beberapa jenis bantal yang tidak boleh dicuci, sehingga pemilik harus pintar mencari cara, salah satunya dengan memvakum secara rutin.
Melansir dari Channel Youtube Keluarga Kontaqi, mengenai cara perawatan bantal. Jangan jemur di tempat terlalu panas karena bisa merusak kualitas bantal jika terpapar panas berlebih. Otomatis akan berdampak pada kenyamanan pakainya. Jika membersihkan dengan vacuum, usahakan hanya satu arah. Hal ini bertujuan agar bekas vakum tidak menempel di bagian lain. Jika sampai terjadi, sama saja hanya memindahkan kotoran ke bagian bantal lain.
3. Menepuk-Nepuk Bantal
Ketika menjemur, pemilik bisa menepuk bantal memakai alat tepuk bantal atau bisa juga sapu lidi. Cara ini dilakukan demi menghilangkan debu yang menempel. Bukan hanya saat menjemur, menepuk bantal bisa dilakukan saat akan gunakannya, supaya nanti tidur dalam kondisi bersih dan nyaman.
4. Semprot dengan Antibakteri
Sempatkan 3-4 bulan sekali menyemprotkan anti bakteri pada bantal. Teknik perawatan bantal tidur ini membantu menjauhkan dari bakteri dan kuman pada saat ingin memakai. Jika alas kepala sudah terjamin bersih, tentu saja setiap orang yang ingin beristirahat jadi semakin nyaman. Anti bakteri yang disemprotkan ke seprai atau bantal mengandung essential oil harum dan menenangkan. Cocok banget dipakai untuk orang-orang yang memiliki masalah tidur.
Berdasarkan pengalaman pengguna, menyemprotkan aroma terapi 15 menit sebelum tidur tidak hanya membunuh bakteri, tetapi juga mempercepat proses lelap (deep sleep).
5. Ganti Bantal Jika Sudah Kempes
Bantal tidur punya masa kadaluwarsa. Otomatis bisa tidak nyaman dipakai dan mengakibatkan sakit leher maupun kepala. Bisa juga penyelarasan tulang belakang (spinal alignment). Jika mengalaminya, alangkah sebaiknya segera ganti ke yang baru. Usahakan pilih bantal dengan kualitas bagus supaya awet.
Perbandingan Perawatan Bantal Tidur vs Bantal Sofa
Meski keduanya sama-sama bantal, namun dari segi pemakaian mempunyai perbedaan. Adapun perbedaan tersebut, menjadikan perawatan bantal tidur dan bantal sofa memiliki perbandingan, seperti:
Frekuensi Mencuci
- Bantal Tidur: Sarung bantal dianjurkan mencuci paling tidak setiap 1-2 minggu sekali. Sedangkan untuk bantal sendiri disarankan setiap 3-6 bulan sekali, tergantung boleh tidaknya.
- Bantal Sofa: Sarung bantal sebaiknya dicuci 1 bulan sekali atau menyesuaikan intensitas pemakaian. Bantal jarang dicuci, hanya cukup dibersihkan jika kotor.
Metode Cuci
- Bantal Tidur: Untuk bantal berbahan dacron dan bulu angsa, bisa dicuci menggunakan mesin dengan siklus lembut dan menggunakan deterjen cair. Untuk bantal lateks atau memory foam, jangan dicuci langsung. Cukup bersihkan noda dengan kain bersih lembab.
- Bantal Sofa: Beberapa jenis bantal tidak bisa dicuci (cukup dry cleaning), khususnya yang memiliki aksen manik-manik dan bordir rumit.
Usia Pakai
- Bantal Tidur: Usahakan mengganti setiap 1-2 tahun sekali demi menjaga support (penopang) leher dan kualitas istirahat.
- Bantal Sofa: Jauh lebih tahan lama daripada bantal tidur, bisa pemakaian bisa bertahun-tahun selama 3-4 tahun, asalkan isian tidak kempes dan rusak.
Baca Juga: Bantal Nanofiber, Pilihan Cerdas Kenyamanan Tidur Maksimal
Bantal menjadi aspek penting yang penting diperhatikan untuk kenyamanan dan kualitas tidur seseorang. Dengan mengikuti langkah tepat, setiap pemilik bisa mudah melakukan perawatan bantal tidur dengan baik demi memperpanjang masa pakainya sekaligus menjaga kualitas tidur selalu optimal.

Seorang creator Lemboot Mart yang membagikan infomasi seputar bantal nyaman dan berkualitas. Dengan pengalaman yang dimiliki, saya siap beri rekomendasi bantal terbaik guna menunjang kepala dan leher ketika tidur.



